Saturday, 21 January 2017

GAMES AND ICEBREAKERS IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING

Games are vital element  for teaching English as a foreign language whether your students are young learners or adults since learning foreign language is hard task. Thus, teachers need to sustain the learners’ motivation and interest. To do so, games help them encourage their motivation and interest.  From games, learners learn by imitating and doing. Furthermore, games enhance their social attitude which allow them to share, to help each others and to work in group. Besides, games also provide language practice in various skills namely listening, speaking, reading and writing.
Therefore, teachers must be aware of the games used. Provide the games that are not only fun but also motivating. Here are several kinds of classroom games for language teaching and learning.

Tuesday, 17 January 2017

THE CRITERIA OF JOYFUL TRAINING

What actually makes the difference between trainers who are good, and those who are either mediocre or poor? It is easy to differentiate between the abilities of different trainers when you are a participant on a training course, but how do you make sure that you are in the good to excellent category when you are the trainer, being judged by the participants?   

   a. Enthusiasm
   The most important ingredient that separates good trainers from others is enthusiasm. Being enthusiastic is the key element to being an effective trainer and to running successful training courses. All the other things that are going to be covered in this chapter are necessary, but without enthusiasm, you will never be viewed as a good trainer.
    b. Confidence
  Being enthusiastic will help you to appear confident. If you are confident, the participants will be confident to learn. Participants want to feel that they are in a safe and relaxed environment. The trainer can create this by appearing to be confident.
c. Control
If you are enthusiastic and confident (or at least appear to be) you will be able to keep the group on track much more easily. Any group of participants need to feel that the trainer is in control of both the group processes, and the material that is being taught, to be able to learn comfortably.

d. Being relaxed
So you are enthusiastic, confident, and in control. The next area to think about is appearing relaxed. Who said this was easy? The last thing participants want is a nervous, edgy, trainer, or one who over compensates, and who appears to be arrogant and full of their own self-importance. Part of being confident is appearing to be relaxed.

e.  Sense of humor
You appear to be confident, to be in control, but also to be relaxed and enthusiastic – What about having a sense of humor? Using your sense of humor, and making things fun, helps participants to learn.

f. Knowing the subject
A good trainer knows the subject, and knows it well. It is not advisable to stand up in front of a group if you don't know much about the subject area that you are supposed to be covering. If you have “winged it” on occasion, maybe at a meeting or somewhere else, you will know that it doesn't make you feel relaxed and confident.

g. Good communication skill
You need to be able to get the subject across and to portray yourself well. Communicating divides into two broad areas, transmitting (talking) and receiving (listening).


REFERENCE:

      Leong, S. 2010. How to Develop A Talent For Training. Massachusetts: Global Management Enterprise.


Monday, 29 August 2016

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INGGRIS KURIKULUM 2013

KELAS VII SMP/ MTS



KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional.

2.  Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

2.1. Menghargai perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi antar pribadi dengan guru dan teman.

2.2. Menghargai perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan komunikasi transaksional dengan guru dan teman.

2.3. Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam melaksanakan komunikasi fungsional.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

3.1 Memahami teks lisan berupa sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf untuk menjalin kedekatan pribadi dengan orang lain di lingkungan sekolah dan rumah.

3.2 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk perkenalan diri, dengan sangat pendek dan sederhana.

3.3 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk menyebut nama hari, bulan, nama waktu dalam hari, waktu dalam bentuk angka, tanggal, dan tahun.

3.4 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis, untuk penyebutan jati diri, dengan sangat pendek dan sederhana.

3.5 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk menyebut nama dan jumlah binatang, benda, dan bangunan publik yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari.

3.6 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks khusus berbentuk label nama (label) dan daftar barang (list).

3.7 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur
kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk penyebutan sifat orang, binatang, dan benda.

3.8 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk menyebutkan tingkah laku/tindakan/fungsi dari orang/ binatang/benda.

3.9 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari jenis teks khusus berbentuk instruksi (instruction), tanda atau rambu (short notice), tanda peringatan (warning/caution), lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana.

3.10 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks deskriptif lisan dan tulis tentang orang, binatang, dan benda, sangat pendek dan sederhana.

3.11 Memahami pesan dalam lagu.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

4.1 Menyusun teks lisan untuk mengucapkan dan merespon sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

4.2 Menyusun teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan merespon perkenalan diri, dengan sangat pendek dan sederhana, dengan memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks.

4.3 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyebutkan nama hari, bulan, nama waktu dalam hari, waktu dalam bentuk angka, tanggal, dan tahun, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

4.4 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyebutkan jati diri, sangat pendek dan sederhana, dengan memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks.

4.5 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyebutkan nama binatang, benda, dan bangunan publik yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

4.6 Menyusun teks tulis untuk membuat label nama (label) dan daftar barang (list), dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

4.7 Menyusun teks lisan dan tulis untuk
menyebutkan sifat orang, binatang, dan benda, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

4.8 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyebutkan tingkah laku/tindakan/fungsi dari orang, binatang, dan benda, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

4.9 Menyusun teks khusus berbentuk instruksi (instruction), tanda atau rambu (short notice), tanda peringatan (warning/caution), lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana, dengan memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks.

4.10 Menangkap makna dalam teks instruksi (instruction), tanda atau rambu (short notice), dan tanda peringatan (warning/caution), lisan dan tulis.

4.11 Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana tentang orang, binatang, dan benda, dengan memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks.

4.12 Menangkap makna dalam teks deskriptif lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana.

4.13 Menangkap pesan dalam lagu.